Senin, 27 Juli 2009

. Senin, 27 Juli 2009

Konfigurasi DNS Server + OpenDNS

DNS Server adalah komponen yang berfungsi menerjemahkan nama domain dengan IP address atau sebaliknya. Dengan menggunakan dns server, Anda bisa memberikan alamat web dari web server dengan nama yang baik semisal “distamben-kalbar.go.id” dan bukannya 192.168.1.1.

Pada kesempatan ini saya mencoba memberikan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk membuat DNS Server sederhana berikut setting OpenDNS yang sangat bermanfaat untuk melakukan konfigurasi settingan situs2 yang tidak berguna yang sebaiknya kita blok dengan cara yang sangat mudah menggunakan Linux dengan distro Ubuntu 8.10.

Langkah-langkah yang harus kita lakukan, antara lain adalah :

Instalasi Paket BIND

sudo apt-get install bind9

Modifikasi Konfigurasi BIND (Named)

Yang perlu anda perhatikan adalah 2 file conf yang ada di /etc/bind/named.conf.local dan /etc/bind/named.conf.options, untuk mempermudah saya berikan contoh konfigurasi yang saya lakukan di server kantor saya yang sudah saya buat dan berjalan. Silahkan download file konfigurasi berikut dan bandingkan dengan konfigurasi di komputer anda.

Konfigurasi Named

Di file named.conf.options saya melakukan forwarders DNS dengan OpenDNS yang berfungsi sebagai cache, dengan memberikan DNS dari OpenDNS yaitu : 208.67.222.222 dan 208.67.220.220, tentang OpenDNS anda bisa langsung mengunjungi OpenDNS untuk keterangan lebih lanjut.

 

Pengikut

About Me

{assoka jepara} is proudly powered by dirubah oleh assoka | Template by Agus Ramadhani | assoka